PARTISIPASI MASYARAKAT DESA PABEAN UDIK DALAM PEMBERDAYAAN YANG DILAKUKAN OLEH PEMERINTAH DESA PABEAN UDIK

Authors

  • Rizki Ilham Juliasnyah Universitas Wiralodra, Indramayu
  • Luthfi Faisal Natsir Universitas Wiralodra, Indramayu
  • Maulana Adi Pangestu Universitas Wiralodra, Indramayu

DOI:

https://doi.org/10.31943/aspirasi.v14i01.108

Keywords:

Partisipasi Masyarakat, Pemberdayaan, Pemerintah Desa

Abstract

ABSTRAK

Pabeanudik adalah sebuah desa di kecamtan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kondisi Desa Pabeanudik terletak di pesisir pantai Laut Jawa, mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan. Penelitian ini mengulas tentang partisipasi masyarakat Desa Pabean Udik dalam pemberdayaan yang dilakukan oleh pemerintah Desa Pabean Udik. Penelitian ini bertujuan untuk mengekspose kebenaran yang ada di Desa Pabean Udik bahwa rata – rata status matapencaharian masyarakat yang terdaftar di Kartu Tanda Penduduk adalah nelayan, tetapi kenyataannya banyak masyarakat di Desa Pabeanudik yang tidak selalu bekerja sebagai nelayan ada juga yang tidak berprofesi sebagai nelayan tapi berstatus resmi di Kartu Tanda Penduduk sebagai nelayan. Kepala Desa Pabeanudik menilai masyarakat yang bekerja sebagai nelayan masih dikatakan kurang dalam aspek Sumber Daya Manusia, dikarenakan faktor kebudayaan turun – temurun masyarakat yang bermatapencaharian sebagai nelayan tersebut. Masalah tingkat kurangnya Sumber Daya Manusia masyarakat Desa Pabeanudik sangat berpengaruh bagi anak dan persepsi orang tua mengenai pendidikan anak di Desa Pabean Udik, umumnya hanya tingkat Sekolah Dasar. Dikarenakan pendapatan nelayan yang diperoleh setiap bulannya berbeda tergantung kondisi alam menjadi salah satu penyebab dari tingkat pendidikan para nelayan sangat rendah serta kesadaran terhadap pendidikan anak juga sangat minim. Mereka beranggapan sekolah bukan suatu hal yang menjanjikan untuk mendapatkan pekerjaaan lebih baik. Umumnya nelayan didukung oleh kehidupan mereka yang konsumtif tidak beriorentasi kemasa depan, hal itu terlihat dalam kehidupan sehari–hari yang boros hanya memikirkan kehidupan sesaat saja. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif yang bersumber dari dua arah antara Pemerintah Desa Pabeanudik dan masyarakat Pabeanudik itu sendiri.

References

Natsir, L. (2018). Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Menangani Pedagang Kaki Lima Kawasan Zona Merah Di Kota Bandung. ASPIRASI, 8(2), 24-31.

Pakpahan, H. T., Lumintang, R. W., & Susanto, D. (2006). Hubungan motivasi kerja dengan perilaku nelayan pada usaha perikanan tangkap. Jurnal Penyuluhan, 2(1).

Prayogi, P. A., & Sari, N. L. K. J. P. (2019). Pengembangan Daerah Pesisir dengan Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Kawasan Pesisir Kabupaten Badung. Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel, 3(1), 17-28.

Siregar, T. (2023). Fenomena Kesehatan Perempuan Nelayan Di Kuwu Pabean Udik Kecamatan Indramayu Jawa Barat. Jurnal JKFT, 8(1), 1-8.

Ulfa, M. (2018). Persepsi masyarakat nelayan dalam menghadapi perubahan iklim (ditinjau dalam aspek sosial ekonomi). Jurnal Pendidikan Geografi, 23(1), 41-49.

Utami., N. A., & Ina Gustina Helena. (2019). Kajian Fenomena Kemiskinan Di Desa Pabean Udik Kabupaten Indramayu. Prosiding Perencanaan Wilayah Kota.

Downloads

Published

2024-02-27

Most read articles by the same author(s)